Polres Madiun – Dalam rangka menyambut hari Kartini, Polwan Satlantas Polres Madiun menerima kunjungan siswa siswi TK. Kunjungan tersebut dikemas dalam giat Polsanak atau Polisi Sahabat Anak  yang bertujuan salah satunya adalah untuk mendekatkan anak- anak untuk mengenal lebih dekat dengan polisi, merubah anggapan anak- anak bahwa polisi itu seram, menakutkan dan lain sebagainya yaitu dengan cara salah satunya memberikan edukasi atau pendidikan berlalu lintas.

Seperti halnya pagi ini, Selasa (17/04) pukul 08.00 WIB Satlantas Polres Madiun menerima kunjungan dari siswa siswi 7 lembaga TK, antara lain Alhidayah Plus, KB Alhiayah Plus, TK As Salam, KB Nur As Salam, TK LKMD Pandean II, TK LKMD Pandean III, dan SPS Ceria Taman Asri, dengan murid berjumlah 280 anak dan guru 33 orang, yang dilaksanakan di GOR Tunggal Panaluan Polres Madiun. Dalam rangka menyambut hari kartini Polwan-polwan Satlantas Polres Madiun terjun langsung dengan adek-adek TK dan menyambut hangat kedatangan mereka.

Tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, menyelesaikan perkara saja, namun Polisi Wanita mampu mengajar dan mendidik anak-anak TK. Semua kesiapan acara dipersiapkan oleh Polwan Satlantas Polres Madiun yang dipimpin oleh Iptu Jumarni, S.H. dan Ipda Anita Dyah, S.H., selaku polwan perwira lantas.

Anak – anak menerima materi tentang kelalulintasan mengenai rambu lalu lintas, cara menggunakan helm yang baik dan dipasang sampai bunyi ‘KLIK’ dan tatacara menyeberang jalan dengan menggunakan Zebra Cross, serta tidak hanya materi saja yang diberikan namun mereka diajak keliling pengenalan lingkungan Polres Madiun dan bisa menaiki kendaraan Polisi dengan dibonceng oleh Polwan. Polwan Satlantas Madiun melakukan unjuk aksi dengan menaiki moge, motor trill, dan mobil lalu lintas untuk mengajak adek-adek keliling kota.

Tampak keceriaan siswa siswi TK ini dengan aktifnya bertanya dan menjawab saat diberikan pertanyaan. Tidak hanya mendengarkan materi saja, dengan iming-iming siapa yang dapat menjawab dengan benar akan diberi hadiah dan nampak mereka antusias saat menjawab pertanyaan.

Iptu Jumarni berpesan kegiatan edukasi ini diharapkan  menambah wawasan dan pengetahuan anak – anak. Disini bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari – hari serta menjadi pengingat untuk orangtua nya apabila orangtuanya melanggar peraturan lalu lintas di jalan, serta menjadi bekal di masa akan datang sebagai penerus pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Kegiatan ini bagian dari program pendekatan kepada anak-anak usia dini sekaligus menjadikan Polisi sebagai sahabat anak. Sekaligus memperingati hari Kartini yang memperjuangkan Hak-hak wanita Indonesia, tidak hanya mampu di bidang kerumahtanggaan namun juga bisa berkecipung di dunia kerja,” tambah Ipda Anita. (rap)