Polres Madiun – Dengan adanya Kecelakaan bus yang melibatkan 4 kendaraan terjadi di jalan Raya Ngawi, pukul 12.30 WIB, Selasa (17/4/2018). Satlantas Polres Madiun tindak tegas Bus ugal-ugalan yang melintas di wilayah hukum Polres Madiun. Kecelakaan yang memakan banyak korban di Ngawi memang menjadi perhatian publik. Apalagi melibatkan kecelakaan 3 bus dan 1 mobil Inova sekaligus dalam satu (TKP) tempat kejadian perkara.

Sebagai upaya menekan dan meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan 3 Bus sekaligus, Kasat Lantas Polres Madiun AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K. membentuk program kerja TLET (Traffic Law Enforcement Therapy).

TLET (Traffic Law Enforcement Therapy) merupakan razia dan penindakan hukum terhadap kendaraan yang ugal-ugalan dijalan. Dengan TLET diharapkan dapat memberikan wawasan kepada pengendara, agar selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Bus Sumber Selamat Nopol W 7045 UZ melintas dari arah Surabaya menuju ke Jogja melewati Pos 02 Lemah Bang Madiun, melakukan pelanggaran marka jalan istilahnya “ngeblong” dan dikemudikan dengan ugal-ugalan oleh Ratno sang Sopir Bus.

BM Polres madiun yang diawaki oleh Bripka Harioko dan Bripka Arif, menghentikan Bus tersebut dan dilakukan penindakan hukum terhadap pengemudi Bus Sumber Selamat Nopol W 7045 UZ  yang ugal-ugalan di Jalur Madiun – Surabaya tepatnya di tikungan kali kunci Saradan Kabupaten Madiun, Rabu (18/04) pukul 12.30 WIB.

Bripka Harioko menegaskan untuk tidak mengemudikan dengan kebut-kebutan, kejar target boleh tapi perhatikan rambu dan aturan lalu lintas dan keselamatan diri sendiri dan penumpang.

“Dalam mengemudikan kendaraan dijalan harus memahami dan mematuhi  rambu lalu lintas pak, jangan seenaknya sendiri sempoyongan dijalan, pak e itu bawa banyak nyawa”, tegas Bripka Harioko.

“Jangan menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat bro, bisa menyebabkan pengemudi lain kaget dan menumbur dari belakang”, imbuh Bripka Arif.

“Dan saat mau menyalip harus di marka terputus, pastikan depan kosong kendaraan lain, jangan sampai depan kecepatan tinggi lalu Anda nyalip, pasti terjadilah kecelakaan karena tidak bisa ngerem mendadak”, ungkapnya. (rap)