Polres Madiun – Ujian beladiri Polri merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dilalui untuk mendapatkan kenaikan pangkat bagi semua anggota Polri. Bela diri Polri ini, harus dikuasai oleh setiap anggota Polri dalam menunjang tugasnya sebagai pelindung masyarakat.

Kabag Sumda Komisaris Polisi Rosmawati mengatakan kegiatan ujian beladiri Polri tersebut dilaksanakan sebagai salah satu persyaratan untuk Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) bagi anggota baik perwira maupun brigadir/bintara.

“Untuk kali ini yang mengikuti ujian Beladiri Polri sebanyak 67 anggota yang berpangkat bintara dimana anggota tersebut akan berkesempatan untuk naik pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sekarang periode 1 Juli 2019 yang akan datang,” ujar Kabag Sumda disela-sela bertugas.

Ujian Beladiri Polri tersebut dilaksanakan di GOR Tunggal Panaluan Polres Madiun. Adapun materi yang diujikan antara lain teknik dasar beladiri Polri, tehnik beladiri Polri tanpa alat dan teknik beladiri Polri dengan menggunakan alat, tehnik tongkat sebagai alat dengan posisi pegangan panjang melawan, tehnik tongkat sebagai alat dengan posisi pengangan pendek melawan, tehnik borgol sebagai alat melawan, dan tehnik kopelrem sebagai alat melawan.

Sebelum melaksanakan ujian Beladiri Polri, setiap peserta ujian melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan melakukan pemanasan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat pelaksanaan ujian. Ujian beladiri Polri dinilai langsung oleh tim Asistensi Kabag Watpers Biro SDM Polda Jatim  yang dipimpin oleh Akbp Yulia Agustin, S.T., M.M.

Saat ditemui oleh tim redaksi, Akbp Yulia Agustin, S.T., M.M.mengatakan bahwa ujian beladiri Polri ini bukan hanya bertujuan untuk persyaratan kenaikan pangkat saja akan tetapi beladiri Polri ini juga sangat bermanfaat dan berguna dalam pelaksanaan tugas sehari-hari bagi setiap anggota.

Anggota yang hendak melaksanakan UKP tidak dinaikkan pangkatnya begitu saja, walaupun sudah masuk waktunya namun anggota yang bersangkutan harus melengkapi semua persyaratan administrasi, yang bersangkutan juga harus mengikuti dan melaksanakan tes atau ujian seperti penelitian personel serta ujian kesamaptaan jasmani.

“Ujian beladiri Polri berlaku bagi semua golongan pangkat, baik golongan pangkat inspektur dan brigadir,” ujar Kabag Sumda saat memberikan keterangannya di lokasi ujian. (dev)